Pages

Selasa, 05 Juli 2011

Cara Membuat Animasi inbeethwin

Animasi adalah suatu rangkaian gambar diam secara inbeethwin dengan jumlah yang banyak, bila kita proyeksikan akan terlihat seolah – olah hidup ( bergerak ), seperti yang pernah kita lihat film – film kartun di tevisi maupun dilayar lebar
jadi Animasi kita simpulkan menghidupkan benda diam diproyeksikan menjadi bergerak
Animasi dasar tahap awal
Kita sudah sekian lama mengenal animasi malalui film – film kartun yang tayangkan di TV maupun VCD.
Pada dasarnya film/ Video Animasi berupa rangkaian gambar secara in beetwin lalu diproyeksikan pada layar menjadi gerakan, nah gerakan inilah kita sebut Animasi.
Diera teknologi saat ini banyak sekali sofwer sofwer computer yang mensuport pembuatan animasi seperti : Diretor, Adobe Imag redy, Flash, 3d studio max, ulead Cool 3D studio,
Animasi tidak hanya untuk film kartun saja, dapat juga kita gunakan untuk media media pendidikan, inpormasi, dan media pengetahuan lainnya yang tidak dapat digangkau dengan life melalui kamera foto atau video, contoh misalnya membuat film proses terjadinya tsunami,atau proses terjadinya gerhana matahari, ini akan sulit ditempuh dengan pengambilan gambar langsung melalui kamara
Untuk membuat film/ video animasi tidak cukup hanya mengandalkan sofwer yang ada, melainkan kita harus dapat menguasai dasar dasar animasi terlebih dahulu agar hasil animasi kita mencapai sempurna
Pada ummnya Banyak dikalangan remaja remaja kita yang berminat membuat video animasi kartun khususnya remaja SMK Multimedia yang hanya mengadalkan sofwer computer saja tidak mendapatkan pengetahuan dasar animasi padahal basic mengambarnya sudah memadai.
Pada dasar animasi yang harus ketahui adalah unsure unsure gaya tarik, gaya dorong maupun gravitasi bumi, dan kelenturan gerakan, ini sangat penting disaat kita membuat inbeetwin ( rangkaian gambar )
Sebelum kita membuat inbeetwin diatas kertas terlebih dahulu kita buat guideline gerakan yang diinginkan lalu menentukan titik titik rangkaian gambar yang akan kita buat
Kita dapat menghitung gambar gambar yang akan dibuat dengan rasio film/ video, pada rasio video system PAL yaitu : 25 freme/detik sitem NTSC yaitu : 30 freme/ detik
Kita tidak perlu membuat gambar setiap freme cukup 1 gambar untuk 2 freme berarti membuat gerakan 1 detik hanya diperlukan 12 gambar ini guna untuk mengefektifkan gambar yang kita buat, karena mata kita hanya mampu melihat pergantian gambar 6 freme/detik selebih dari itu yang terlihat hanyalah suatu gerakan
Untuk menentukan titik titik pada guideline yang kita akan gambar tidak sama jaraknya karena kita harus mengkaitkan unsure gaya tarik gaya dorong dan gravitasi serta kelenturan gerakan lihat contoh sederhana rangkaian gambar dibawah ini :
gbr1.jpg
Gambar ini merupakan suatu gerakan bola yang melambung keatas dan kembali menyentuh ketanah,
Pada awalnya bola berbentuk normal selanjutnya bola mulai berubah lonjong dikarenakan kita mengkaitkan unsur gaya dorong sehingga bola kita buat agak lonjong kebelakang dan jarak agak jauh, pada saat bola akan mencapai puncaknya jarakpun semangkin dekat dan bola sedikit demi sedikit kembali normal
Pada saat bola mulai turun betuknya berubah menjadi lonjong karena kita mengkaitkan unsur gaya gravitasi
Nah pada saat bola menyentuh tanah bentunya berubah menjadi gepeng ini mengesankan bola ini lentur dan kita tambah 1 gambar bola bentuk normal
Pada prinsipnya pembuatan animasi kita harus mengkaitkan 3 unsur dan daya lentur gerak tadi seperti diatas agar animasi yang kita buat sempurna
Penggunaan guideline sangat penting untuk mengarahkan gerakan animasi anda agar tidak menjadi patah patah atau gerakan tidak lues
Untuk menetukan titik gerak anda dapat menghitung durasi yang anda butuhkan dikalikan freme lalu dibagi 2
Misalnya yang anda inginkan membuat gerakan 4 detik jadi : 4 X 25 : 2 = 50 gambar yang harus dibuat
Demikianlah pengetahuan animasi dasar tahap awal, silah anda mencobanya dan tunggu pengetahuan animasi dasar tahap berikutnya.
SELAMAT MENCOBA !!!!
Hasil animasinya seperti ini